JAKARTA, Beritasatu.com – Muara Angke Jakarta Utara kembali terendam banjir pada Senin pagi (16/12/2024) dengan gelombang 30-90 cm. Petugas gabungan juga mengevakuasi warga dari banjir menggunakan perahu karet.
Read More : Kereta Metro LA Tabrakan dengan Bus, 55 Orang Terluka
Ribuan orang tinggal di kabupaten itu, 12 RT di 22 RT. Namun hanya wilayah RT 11 yang tidak terendam gelombang karena kondisi tanah lebih tinggi dibandingkan 11 RT lainnya.
Hal ini memaksa warga setempat untuk bekerja di tengah rawa. Petugas koalisi BPBD, PPSU, dan Satpol PP pun berupaya membantu warga yang ingin menyelamatkan diri dari banjir di Muara Angke dengan menggunakan perahu karet.
Kawasan itu terendam banjir selama empat hari, kata Mohamed Zidan Firdhouse, Komandan Pasukan BPPD Jakarta Utara. Air di kawasan ini mulai naik pada pagi hari dan baru surut pada sore hari.
“Ibunya datang pada hari keempat dan sama seperti kemarin. Ketinggian air sekitar 30-90 cm. Belum ada permintaan evakuasi, tapi kami siap,” imbuhnya.
Read More : Pondok Ramadan Lansia Blitar, Tempat Menimba Ilmu pada Usia Senja
Kawasan Muara Angke sering terendam banjir saat air pasang. Meski permasalahan ini tersebar luas, hingga saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum mampu menemukan solusi praktis untuk permasalahan tersebut.