JAKARTA, BERITASATU.COM – Tim Korban Polisi Nasional (DVI) kembali mengkonfirmasi tiga mayat Tamsyanar dan Glodok Plaza di Jakarta. Di antara tiga badan, Glodok Plaza memiliki bendahara kerja.

Read More : Gunakan AI, Kreator Digital Ini Sukses Hadirkan Suasana Eksotis Bandung Bersalju

Karodokpol Pusdokkes Poly Brigadir Nyoman Eddy mengatakan bahwa tiga korban dikonfirmasi setelah data altemortit dikonfigurasi pada hari Jumat (31 Januari 2001).

Atas nama Desty, atas nama Eka Putri (24), badan pertama dikonfirmasi berdasarkan data yang disediakan oleh keluarga dalam tubuh korban.

Selanjutnya, tubuh kedua Shalom Jeremiah 21 yang dingin, yang dikonfirmasi berdasarkan trombosis template DNA, disediakan oleh keluarga.

“Dalam kasus tubuh pertama wanita dengan seks, Green Hill 12, Rt 12 / RW 08, Jonggol, Bogor, Jawa Barat, Desty Eka Putri, nama ketiga” Prova “atas nama” Cold Halion Yeremia “. Aryati 30.

Total Nyoman Eddy Brigadir ditambahkan. Pestanya menambahkan bahwa dia ingin mengucapkan terima kasih kepada keluarganya untuk membantu keluarganya setelah mati. Menurutnya, adalah yang paling sulit untuk melihat status para korban api Glodok Plaza, yang tidak dapat diakui secara fisik.

Read More : Istana: Bakal Bertemu Biden, Prabowo Masih Tunggu Hasil Pilpres AS

“Sampai sekarang, rekan penulis berhasil mengidentifikasi enam orang (tubuh para korban Glodok Plaza), dan tiga orang telah didirikan, dan tiga diketahui hari ini.

Sampai sekarang, tim DVI menerima korban dari 14 Glodok Plaza Fire. Namun, dalam kasus hasil tes tim DVI, dua kantong tubuh tidak mengandung atau bahan lainnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *