JAKARTA, BERITASATU.COM – ASRI menyetujui sepasang Galech dan Galech Rahardja untuk mengakhiri keluarga mereka. Sementara perceraian masih dalam proses persidangan di Depok (PA), Jawa Barat
Read More : Survei BI: Konsumen Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat
Keduanya telah mencapai banyak perjanjian untuk melanjutkan jika hakim memutuskan.
“Yang paling jelas adalah bahwa Asri Wels dan Galech Rahardja setuju untuk memisahkan. Sifra Panggabean mengatakan.
Sifra menggambarkan salah satu masalah yang berkaitan dengan perjanjian, sebagai pemegang anak, tetapi tidak membatasi pertemuan anak -anak dengan ayah mereka.
“Jika Galiech ingin berjalan -jalan, bertemu anak -anak atau ingin mengunjunginya ketika dia sakit, tidak masalah. Intinya adalah bahwa dia selalu bisa bertemu anak -anaknya,” katanya.
Selain itu, distribusi kekayaan dan jumlah kehidupan untuk anak -anak adalah bagian dari perjanjian mereka. Termasuk masalah hidup yang akan membawa uap ke anak -anak mereka setiap bulan
“Rumah untuk anak -anak dan MBK Asri selalu menjadi Wels.
Read More : Warga Pulau Gili Ketapang Probolinggo Gelar Tradisi Ngater Hajian
Sifra menjelaskan bahwa Galech Rahardja akan hidup untuk anak -anak, tanpa biaya pendidikan.
“Biaya anak -anak pendidikan dalam kehidupan ayahnya tidak termasuk karena biaya pendidikan di masa depan tidak dapat diperiksa. Oleh karena itu, biaya pendidikan dianggap terpisah dari kehidupan yang disepakati.
Asri Wels dan Galech Rahardja terus mematuhi proses pertimbangan yang bercerai di pengadilan agama. Depok Jawa Barat untuk penilaian kasus ini.
“Bhak Asri Wels dan Galech Rahardja mencoba untuk memenuhi proses eksperimental, keduanya sepakat untuk memisahkan dan mempertahankan privasi penyebab perceraian karena ini adalah area pribadi,” kata Asri Lawyer.