NEW DELHI, Beritasatu.com – Jenazah 29 elite Liga Awami, partai pimpinan mantan Perdana Menteri (PM) Bangladesh Shik Hasina ditemukan saat negara itu dilanda kekerasan pada Selasa (6/8/2024).

Read More : Ilmuwan Temukan Bukti Baru Keberadaan Makhluk Mirip Hobbit di Pulau Flores

Dilansir Dhaka Tribune, Rabu (7/8/2024), rumah dan tempat usaha milik beberapa pimpinan Liga Awami dirusak dan dijarah.

Di Comilla, setidaknya 11 orang tewas dalam serangan peta. Enam orang tewas ketika rumah tiga lantai milik mantan Anggota Parlemen Liga Awami Mohammad Shah Alam dibakar.

Sementara itu, empat orang tewas setelah massa membakar rumah anggota parlemen Shafiqul Islam Shimul pada Selasa (6/8/2024). Mayat mereka ditemukan di beberapa ruangan, balkon, dan atap rumah.

Di Bogra, massa membacok dua pemimpin Liga Jubo hingga tewas.

Warga setempat juga menemukan enam jenazah di rumah Sekretaris Jenderal Gabungan Liga Awami di distrik Suman Khan yang dibakar massa di Lalmunirhat pada Senin (5/8/2024).

Selain itu, warga sekitar juga menemukan jenazah dua pimpinan Liga Jubo, sayap pemuda Liga Awami. โ€œDi antara mereka, jenazah pemimpin Liga Juba Mushfiqur Rahim ditemukan di bawah jembatan di Sonagazi upazila,โ€ katanya seperti dikutip Dhaka Tribune.

Dilaporkan oleh India Today, Sheikh Hasina telah mengundurkan diri sebagai perdana menteri dan melarikan diri ke India di tengah protes mahasiswa atas sistem kuota kontroversial yang menyisihkan 30% pekerjaan pemerintah untuk anggota keluarga veteran yang memperjuangkan kemerdekaan Bangladesh pada tahun 1971 melawan Pakistan.

Read More : Indonesia Desak Dewan Keamanan PBB Turunkan Tensi di Timur Tengah

Lebih dari 100 orang tewas dalam bentrokan kekerasan di Bangladesh pada hari Senin. Itu adalah hari paling mematikan sejak protes massal dimulai. Secara keseluruhan, lebih dari 400 orang diyakini tewas dalam kerusuhan tersebut.

Situasi di Bangladesh masih belum menentu. Ratusan rumah, tempat usaha, dan kuil umat Hindu telah dibakar dan dirusak sejak Syekh Hasina mengundurkan diri.

India telah menyatakan keprihatinannya atas insiden tersebut. Menteri Luar Negeri India S Jaishankar mengatakan kementeriannya sedang memantau situasi.

Di tengah protes, Bangladesh membentuk pemerintahan sementara pada hari Selasa setelah peraih Nobel Muhammad Yunus ditunjuk sebagai penasihat utamanya. Dikenal sebagai bankir untuk masyarakat miskin, Yunus (84) menjadi pilihan utama mahasiswa yang melakukan aksi protes untuk posisi tersebut. ย Penunjukannya terjadi setelah pertemuan penting yang dipimpin oleh Presiden Mohammed Shahabuddin.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *