PINGANDRAN, Baritasato.com – Dua wisatawan membunuh ombak di Jawa Barat saat berenang di pantai Pindagandran. Korban dicurigai berenang di zona berbahaya, yang dilarang dari petugas pesisir.

Read More : Pedagang di Kediri Keluhkan Sepinya Penjualan Kambing Jelang Hari Raya Kurban

Salah satu korban, bersama dengan penduduk tim SAR bersama, berhasil menghapus mayat Solemin yang mati, yang termasuk dalam Garth, yang mengambang di perairan Penang Pantai Barat pada hari Jumat (4/4/2025). Mayat korban ditemukan 2 kilometer dari pantai barat.

Dead Solemine adalah salah satu dari dua korban tenggelam yang sebelumnya dinyatakan hilang. Korban lain, Sundar, Bandong, ditemukan pada hari Kamis (3/4/2025).

“Kemuliaan Allah, yang kehilangan dua korban, akhirnya menemukan tim gabungan SAR. Korban ditemukan hari ini dan yang lainnya ditemukan kemarin.”

Setelah proses evakuasi selesai, badan -badan wisata, yang dirawat di pingandran, segera dipindahkan ke tubuh rumah sakit regional Panda Pindagandran untuk keluarga pasca -keluarga.

Read More : Prabowo-Gibran Dorong Diplomasi Global untuk Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Polisi, bersama dengan manajer pesisir, meminta semua wisatawan untuk berhati -hati saat berada di pantai dan mematuhi aturan keselamatan. Zona berbahaya bendera merah di pantai barat Pindagandran harus dihindari untuk melindungi pengunjung.

“Kami diingatkan tentang pengunjung bahwa dalam hal sejumlah besar wisatawan selama liburan panjang Labran, jangan berenang di sisi terlarang.” 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *