Jakarta, Berisatu.com – Investigasi Polisi Nasional dan Badan Kejahatan (Berscream) telah memeriksa dua dari 12 pemilik akun yang dilaporkan oleh Celebram Aziza Salsha atas tuduhan fitnah dan konten cabul yang terlibat dalam pasangan pasangan.

Read More : Pastikan Ganti Rugi Tanah Mat Solar, Kemenkeu Tunggu Putusan Pengadilan

“Dua orang dari 12 pemilik akun yang telah kami laporkan dari peneliti polisi untuk investigasi kriminal. Informasi tersebut adalah seorang siswa dan masih di bawah 18 tahun

EGA mengklaim bahwa partainya adalah mahasiswa para penjahat. Pidana meminta maaf karena mengunggah kontennya untuk mengamankan Aziza Salha.

“Korban adalah korban yang mengklaim bahwa dia khawatir tentang berita itu. Mereka menerima bahwa berita itu juga sebuah artikel, atau bahwa berita itu tidak sejalan dengan fakta -fakta, jadi dia meminta maaf. Kemudian kami juga berbicara dengan orang tuanya. Mereka ingin meminta maaf dan ingin campur tangan dengan Mbak Aziza.” “

“Salah satu pembuat konten kami akan berlanjut karena saya katakan dia adalah seorang profesional, dia sengaja fokus pada pembuatan konten seperti itu,” katanya.

Dia tidak meminta maaf dari para penjahat, karena mereka harus berkoordinasi dengan Aziza Salha di Arab Saudi, dengan suaminya Pramrong.

“Kami harus berkoordinasi dengan kelompok hukum dan keluarganya dalam kelompok hukum untuk meminta maaf dari pesta pelaporan dan keluarganya untuk meminta maaf dari keluarganya. Akun lain masih berlangsung. Dia mengatakan dia sedang menunggu jadwal tambahan untuk ujian.”

Read More : Harga Hard Gumay untuk Meramal Tembus Rp 40 Juta Per Jam

Dia sebelumnya melaporkan bahwa mantan kekasih Salim Nader Aziza Salha Rachel menjadi perhatian publik terhadap rumor perselingkuhannya.

Rachel mengklaim bahwa mantan pacarnya berselingkuh dengan istri tim nasional Indonesia.

Setelah pertanyaan tentang perselingkuhan, media sosial sekali lagi bersemangat tentang penyebaran video menarik yang mirip dengan Aziza Salsha, meskipun Aziza menyangkal bahwa ia adalah seorang pria dalam video tersebut.

Menanggapi fitnah dan tuduhan, Aziza dilaporkan melaporkan beberapa akun media sosial di antara polisi untuk investigasi kriminal pada 21 Agustus, pada 21 Agustus, pada 21 Agustus 2024, pada 21 Agustus 2024.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *