Kudus, Beritasatu.com – Dua pekan menjelang Idul Adha, warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai berburu hewan kurban. Harganya mulai naik sejak bulan lalu.
Read More : Ketua DPD Usulkan Dana Zakat Ikut Biayai Program Makan Bergizi Gratis
Berdasarkan pantauan Beritasatu.com di Pasar Ternak Gulang Kudus, ratusan warga pasar berkumpul untuk menyembelih hewan.
Terjadi peningkatan penjualan hewan hias seiring dengan kenaikan harga kurban. Harga seekor kambing yang awalnya mencapai sekitar 2,5 juta Naira, meningkat menjadi 2,8 juta Naira. Seekor kerbau yang dijual Rp 20 juta naik menjadi Rp 22 juta hingga 23 juta.
Di wilayah Yerusalem, hewan kurban kerbau lebih populer. Fauzan dari panitia penawaran di Yerusalem mengaku sengaja melihat ke depan untuk memprediksi kenaikan harga.
Fauzan mengaku mendapat enam ekor kerbau dan masih mencari masjid di Desa Prangkat Kidul Kudus.
Fauzan berkata, “Iya, saya sedang mencari kerbau saya. Saya sudah tambah enam. Ya, saya sengaja menelitinya dulu. Biasanya saya akan percaya kerbau itu dulu.”
Read More : Hasil Lyon vs MU: Kemenangan Setan Merah Sirna pada Injury Time
Pengusaha Kerbau, Wardoyo mengatakan, kenaikan harga hewan kurban merupakan hal yang biasa terjadi menjelang Idul Adha. Pertumbuhan periode ini dinilai masih relevan. Menurutnya, sebagian besar pembeli memilih harga Rp 24 juta hingga Rp 25 juta.
Harganya naik sekitar Rp 2 juta. Rp 24 juta sampai Rp 25 juta paling banyak diminta, katanya.
Puncak penjualan daging kurban di Pasar Hewan Gulang diperkirakan akan berlangsung pada minggu depan atau seminggu setelah perayaan Doa Kecil.