BOGUR, BERITASAT.COM – Hujan yang mengukur dewa -dewa kota pada hari Selasa (15.02.2025) hari ini menyebabkan lanskap di pinggiran Sungai Chipkille, desa bandk Voran, desa -desa Bonggenik, dan Distrik Dewa. Dua warga yang terkubur diselamatkan selama cedera.

Read More : 12.970 Pengungsi Banjir Demak Keluhkan Minimnya Bantuan

Penyelamatan kedua direkam dalam film amatir yang menunjukkan lusinan penduduk berlari ke tempat itu. Tanpa alat, penduduk menendang tangan kosong di rumah milik Titanian Sutini (61), yang berdiri tepat di tepi sungai.

Untungnya, kedua penduduk rumah, Titin dan keponakan kami (13), secara efektif dievakuasi dalam hidup mereka. Peteria melihat tangannya di tanah ketika dia berteriak minta tolong, sementara Titin benar -benar terkubur dalam longsoran salju.

“Kami baru saja berkumpul untuk sarapan, tiba -tiba seni. Saya segera ingin menyelamatkan keluarga saya,” kata Sophian Hadi (41), putra Titin.

Menurut Molidi (45), seorang tetangga tetangga yang membantu mengungsi, daerah ini sebenarnya rentan terhadap anjing karena berada di tebing sungai. “Ada tanah longsor di masa lalu,” katanya.

Read More : Negosiasi Tarif dengan AS, Airlangga: Indonesia Dorong Hasil Konkret

Saat ini, dua korban pengorbanan para dewa diperlakukan karena cedera. Pemerintah daerah diminta untuk segera berurusan dengan kejutan, dengan mempertimbangkan bahwa lokasi berada di daerah yang sensitif.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *