Jakarta, Beritasatu.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Sawah Besar Jakarta Pusat berhasil menangkap dua juru parkir liar yang viral di media sosial karena memungut Rp 150.000 dari pengunjung Masjid Istiqlal.

Read More : Pembunuhan Mayat Dalam Koper, Ini Perkataan Korban yang Bikin Pelaku Sakit Hati

Diborgol, AB (49) dan J (26), dua tukang parkir liar yang wajahnya kini viral di media sosial, hanya bisa menundukkan kepala karena malu saat dibawa ke depan Masjid Istiklal, Jakarta Pusat. Senin (13/5/2024) pagi.

Keduanya berhasil ditangkap Reserse Polsek Sawah Besar berkat video mereka yang diduga memeras pengunjung Masjid Istiqlal dan memungut biaya parkir yang tidak wajar yakni Rp 150.000.

Menurut Kapolsek Sawah Besar, Kompol Dhanar Dhono Fernandi, kejadian tersebut terjadi pada Kamis, 18 April 2024, sekitar pukul 04.00 WIB.

“Dapat saya jelaskan, video itu terjadi pada Kamis, 18 April 2024 pukul 04.00 WIB. Kejadiannya sekitar sebulan lalu, di pintu gerbang Al Fattah Masjid Istiqlal,” jelasnya, Senin (13/5/2023).

Para penjahat melakukan upaya pemerasan di depan pintu Masjid Kemerdekaan. Dari pemeriksaan kedua pelaku, pengunjung yang dikenai denda Rp 150.000 ternyata tidak mau membayar.

Sementara dari dua kali tes urine tersebut, terdakwa bernama AB dinyatakan bersalah menggunakan narkoba, sedangkan tersangka J dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pencurian berat terhadap barang-barang berharga milik pengunjung Masjid Merdeka . .

Read More : 8 Kandungan Terbaik pada Masker Wajah untuk Kulit Berjerawat

“Dalam video tersebut, ada tiga orang yang sedang adu mulut dengan seseorang yang sedang mengambil gambar. Dari tiga orang tersebut, kami amankan dua orang bernama AB, laki-laki, 49 tahun dan satu lagi bernama J, laki-laki, 26 tahun. orang. “Orang dalam video itu berinisial D,” ujarnya.

Namun kami masih melakukan penyelidikan, sehingga tidak ada uang yang dapat dikembalikan kepada pelaku. Jadi kami masih mendalami kelompok pembuat video tersebut, kami melakukan tes urine terhadap dua orang pelaku, dan keduanya diketahui dalam keadaan narkoba,” ujarnya.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami jaringan geng parkir liar yang kerap beroperasi di sekitar Masjid Istiqlal Jakarta.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *