Dua Yentera, Merzaraku, Merzaraki, geng geng geng Merzaraki, di geng geng geng geng Merzita, Layar Utara, Sabtu (19/10/2024) meninggal karena bentrokan menggunakan senjata yang tajam.
Read More : PNM Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Merdeka Award 2024
Dua sektor band terkait konflik adalah band band dan gabungan CB dan PMD. Gunakan pita sepeda motor, banyak dari mereka masih mengenakan pakaian sekolah, dan menggunakan senjata tajam dan menggunakan batu satu sama lain.
Awalnya, pengendara KB dan PMD mengalahkan sabuk tipografi. Namun, dua sepeda motor pada dua sepeda motor akhirnya digunakan oleh serangan lapangan Sri Lanka menggunakan senjata yang tajam. Pengendara sepeda motor melihat anggota tali, dan itu kebetulan menikam lengan yang kuat.
Sebagai akibat dari tusukan, korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Korban telah mengakhiri darah karena memotong kepala, tangan dan kaki. Pria bernama Zion Ferdinan Manuwen (16) bernama pria yang tinggal di Harvlete 9 Harvlete 9 Harvlat District.
Abdul Rosak, kepala desa Moolur, mengatakan Abdul Rosak mengatakan bahwa sepeda itu dibuat.
Abdul mengatakan kedua bidang ini adalah dua bidang, dua sektor pertama pertama di media sosial. Dari para korban korban, mereka telah membuat hipotek untuk pertarungan.
Read More : Israel Serang RS Indonesia di Gaza, 55 Orang Terperangkap
Keluarga itu diserahkan kepada keluarga setelah pemeriksaan kematian para teroris di rumah sakit. Keluarga berharap bahwa polisi akan segera menangkap polisi segera.
Setelah konfrontasi, kepolisian Badak dan Boyvae yang gemuk sedang melakukan kejahatan dengan memeriksa sekelompok saksi.