Jakarta, Beritatsatu.com – Dua pemanah Indonesia, Teodora Audi Ferelly Ayudia dan Ken Swagumilang sukses melaju ke perempat final Paralimpiade Paris 2024.
Read More : Guardiola Bertekad Antar Man City Kembali Rebut 3 Gelar
Audi hanya meraih kemenangan 129-127 atas atlet Irak Sarah Al Hameed pada Sabtu (31/8/2024) dini hari WIB. Kemenangan ini disusul Ken Swagumilang yang juga membuka peluang meraih medali di Paralimpiade.
Laga tunggal putri antara Audi dan Sara di Invalides, Paris, berlangsung ketat. Pada tiga seri pertama, keduanya mencetak angka 27, dengan tanda panah mengarah ke angka 8, 9, dan 10.
Namun Audi mengalami tekanan di set kedua karena kehilangan fokus dan baru melepaskan anak panah saat waktu hampir habis sehingga menyebabkan anak panah tersebut meleset dari sasaran. Sara memanfaatkan momen tersebut dengan mencetak 26 poin, sedangkan Audi hanya mencetak 19 poin dalam dua peluang.
Meski tertinggal tujuh poin, Audi menunjukkan mentalitas tangguh dengan mencetak 27 poin di set ketiga, 27 poin di set keempat, dan 29 poin di set kelima.
Sebaliknya, Sara yang awalnya unggul justru kehilangan fokus, mencetak 26 poin di set ketiga, 22 poin di set keempat, dan 26 poin di set kelima, sehingga Audi memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 129-127. . .
Dengan kemenangan tersebut, Audi melaju ke babak perempat final dan akan menghadapi atlet asal Turki, Oznur Cure Girdi, pada Sabtu (31/8/2024) sore waktu Paris atau pukul 20.30 WIB.
Pelatih kepala panahan Indonesia Idya Putra Harjianto mengapresiasi ketenangan Audi meski baru berada di set kedua. Dijelaskannya, pada cabang olahraga panahan, hasil pertandingan sulit diprediksi. Audi mampu menanjak setelah mendapat motivasi dari tim dan akhirnya berhasil meraih kemenangan.
Read More : Kylian Mbappe Tak Masuk Skuad Real Madrid Lawan Salzburg
Kesuksesan Audi juga diikuti oleh Ken Swagumilang yang turun di nomor individu putra. Ken berhasil mengalahkan wakil Australia, Patrick French, dengan skor tipis 140-138. Laga ini tak kalah dramatisnya dengan laga Audi, saat Ken sempat tertinggal 110-113 pada seri keempat.
Namun Ken berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak 30 poin sempurna di set kelima, sedangkan Patrick hanya berhasil mencetak 25 poin. Menurut Idya Putra, Ken sempat kesulitan akibat hujan deras di venue Invalides, namun mampu bangkit dan memenangkan pertandingan.
Ken pun mengaku timnya sudah mewaspadai kemungkinan hujan, namun tak menyangka akan turun deras. Strategi tim pelatih berperan penting dalam kemenangan ini. Ken bersyukur tim panahan Indonesia berangkat lebih awal ke Paris sehingga bisa lebih menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca.
Berkat kemenangan tersebut, Ken melaju ke babak delapan besar dan akan menghadapi atlet India Rakesh Kumar pada Minggu (1/9) pukul 20.30 WIB. Rakesh Kumar lolos ke perempat final setelah mengalahkan Aliou Drame dari Senegal 136-131.