Padang, Beritasatu.com – Sebanyak 2.000 botol air bekas digunakan untuk membuat pohon Natal raksasa setinggi enam meter di Katedral Padang.

Read More : Khabib Nurmagomedov Goda Wanita Indonesia di X Bikin Geger Warganet

Enam pohon Natal yang digunakan di Katedral Santa Teresa Padang merupakan buatan Pemuda Katolik (YMC) setempat.

Kenapa terbuat dari botol minum bekas? Rupanya, Gereja Katedral OMK Padang mengajak masyarakat khususnya warga Kota Padang untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Untuk melaksanakan pekerjaan tersebut, para pemuda Katolik mengumpulkan ribuan botol minuman keras bekas dari berbagai wilayah Katolik di Kota Padang. Dengan semangat gotong royong, mereka mengumpulkan ribuan botol dan bekerja sama membentuk rangka pohon natal yang kokoh dengan menggunakan benang.

Pohon Natal di Katedral Padang juga seluruhnya dihiasi dengan dekorasi yang terbuat dari bahan daur ulang.

Menurut Evelyn, ketua OMC Katedral Santa Teresa, dibutuhkan waktu sekitar 10 hari untuk membuat pohon Natal ramah lingkungan ini.

Read More : BYD Ubah Strategi Penjualan di Australia

“Ada 2.000 botol air bekas yang digunakan untuk membuat pohon Natal ini. Melalui karya ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa Natal tidak hanya sekedar perayaan, tapi juga kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap dapat menginspirasi masyarakat khususnya Padang. Kota, untuk lebih menjaga alam,” kata Evelyn.

Selain pembuatan pohon Natal, perayaan Natal di Gereja Katedral Padang juga dimeriahkan dengan pertunjukan budaya Batak Toba. Ini akan menambah sentuhan istimewa pada pesta Natal tahun ini. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *