Beijing, Beritasatu.com – Sebanyak 190 model layanan kecerdasan buatan (AI) telah terdaftar pada operator di China dan tersedia untuk penggunaan umum.

Read More : Ketua Komis III DPR: Penangguhan Penahanan Tersangka Pencabulan Anak di Bandar Lampung Lukai Rasa Keadilan

“Jumlah pengguna terdaftar model AI sintetis ini telah melampaui 600 juta pengguna,” kata CEO China Cyberspace Administration (CAC) Zhuang Rongwen seperti dikutip Antara, Rabu (11/9/2024).

Zhuang, dalam wawancara dengan Xinhua, juga menyoroti perkembangan positif dalam teknologi dan aplikasi terkait.

Zhuang berjanji bahwa pemerintah akan bekerja keras untuk mendorong perkembangan industri, kemajuan teknologi, dan meningkatkan langkah-langkah keselamatan di sektor penting ini.

“Kami selalu berusaha untuk memastikan kualitas pembangunan tertinggi dan tingkat keamanan tertinggi,” katanya.

Pada bulan Juli 2023, Tiongkok akan mengeluarkan serangkaian peraturan sementara untuk layanan AI generasi berikutnya, yang merupakan yang pertama di dunia dalam bidang ini.

Read More : Jelang Kedatangan Paus Fransiskus, Katedral Jakarta Gelar Ibadat Vesper

Resolusi reformasi besar yang diadopsi pada sesi ketiga Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (CPC) ke-20 pada bulan Juli juga menyatakan bahwa negara tersebut akan memiliki posisi yang lebih baik untuk mengembangkan dan mengeksploitasi AI generasi berikutnya. 

 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *