Jakarta, Beritasatu.com – Robot investasi, robot Net89 ditunjuk untuk 15 tersangka dalam situasi robot investasi. Andreas Andreeyanto dan istrinya dicurigai dan dimasukkan dalam daftar pencarian (DPO).

Read More : Wanita Aniaya Sepupu Ditangkap Polres Kampar

Kartu Bareskrim Polri Compol Bareskrim Polri COBLED CODLED CARD COVED, mengungkapkan bahwa beberapa tersangka diberikan kepada kantor Jaksa Agung (Tumbuh).

Sebelumnya, Ivan, Ferdy Iwan dan empat tersangka diserahkan oleh Alwyn Aliwarg, diserahkan oleh Michele Alexander.

Sementara itu, pekerjaan investasi Net89 diberitahu untuk tersangka lain dalam meningkatkan jaksa penuntut (JPU).

Dalam hal ini, polisi menghormati beberapa aset dengan 1,5 triliun RP di Jakarta dan Bali. Dalam hal ini, sekitar 1 triliun rp dimasukkan dalam sekitar 7.000 korban.

Kartu kompol mengatakan tiga tersangka masih dalam piagam DPO, yaitu Andreas Andreyanto, Theresia Lorence (istri Andreas) dan Lauw Swan Hie Hie Hie Hie

Read More : LPSK Dinilai Mampu Berikan Perlindungan Efektif bagi Saksi dan Korban

Investment Robots Net89, Namely Andreas Andreyanto (AA), Lauw Swan Hie Samuel (ESI), Deddy Iwan (Di), Ferdy Iwarga (AA), Alwyn Alias ​​​​Alias ​​​​Alias ​​​​Alias ​​​​Alia RS), RS), RS), RS), RS), RS), RS), RS), RS), RS), RS), Rs), RTA Shahran Alase, RS), Lwy, Lwy, Lwy. AR, Michele Alexandra (MA), BS (atau ES?), Theresia Lorence (TL), PT SMI, HS (meninggal) dan MA

Polisi mengklaim bahwa kondisi robot investasi dengan robot kerja bersih harus diatasi. “Kami masih menonton dan mengembangkan file untuk beberapa tersangka lain,” kata Som.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *