Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan 132 startup lokal tahap awal lulusan program Startup Studio Indonesia (SSI) mendapat pendanaan lebih dari Rp 1 triliun (65,8 juta USD).

Read More : Dampak Konflik Iran-Israel Akan Rugikan Perdagangan Internasional sampai Krisis Global

โ€œPemerintah berkomitmen menyediakan kurikulum pelatihan yang praktis dan efektif yang memenuhi kebutuhan para startup,โ€ ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (15). 2024).

Sejak diluncurkan pada September 2020, program SSI yang dicanangkan Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melahirkan 132 startup alumni yang menunjukkan pertumbuhan bisnis signifikan. Sebanyak 50% alumni SSI telah menjalin kemitraan strategis dengan mitra swasta dan pemerintah. Selain itu, sekitar 32% menerima pendanaan lanjutan.

Boni mengatakan pada tahun 2024, Kementerian Komunikasi dan Informatika akan mendukung 150 start-up di Indonesia untuk terus berkembang baik dari jumlah pengguna, pendapatan, lapangan kerja, dan pembiayaan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui program SSI kembali mencari start-up lokal untuk meningkatkan volume usaha dan memberikan pembinaan secara intensif. Tahun ini, pemerintah menggandeng perusahaan teknologi global IBM dalam program ini.

Read More : Bappenas: Penggunaan Data yang Akurat Jadi Dasar Efektivitas Program

Roy Kosasih, Presiden IBM Indonesia, mengatakan IBM akan membantu perusahaan rintisan lokal untuk meningkatkan dan meningkatkan hasil bisnis mereka. โ€œIBM akan terus menggali potensi digital Indonesia,โ€ ujarnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *