JAKARTA, Beritasatu.com – Menjelang ulang tahun pernikahan Pratama Arhan dan Aziza Salsha yang pertama, beredar rumor perselingkuhan.
Read More : Konser Pesta Retro 2024 Ajak Pengunjung Bernostalgia ke Era 1970-1990-an
Kontroversi bermula setelah mantan pacar Salim Nauder, Rachel Venian, mengunggah lagu tentang pengkhianatannya dengan Aziza Salsha dan menambahkan emoji ular di unggahan Instagram Aziza.
Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa Aziza Salsa mungkin selingkuh dengan Salim Nauder.
Meski belum ada keterangan resmi dari Aziza, namun kabar tersebut menyita perhatian banyak orang dan Pratama Arhan yang sangat mencintai istrinya pun mendapat simpati.
Masalah luar biasa seperti ini bisa menimbulkan trauma Trauma pengkhianatan merupakan situasi yang sangat menyakitkan dan dapat sangat mempengaruhi kesehatan mental dan fisik seseorang
Banyak orang yang merasa sakit hati, marah, dan bingung setelah mengetahui pasangannya selingkuh
Pengkhianatan bisa sangat traumatis dan bisa menimbulkan perasaan yang sangat menyakitkan bagi mereka yang mengalaminya
Gejala gangguan stres pasca trauma seperti kecemasan, pikiran mengganggu dan gangguan emosional. Berikut beberapa cara mengatasi trauma tersebut, disadur dari buku The Choice Therapy, Rabu (21/8/2024).
1. Emosi yang Tenang Setelah mengalami trauma pengkhianatan, emosi bisa berkisar dari marah hingga sedih
Cobalah menenangkan diri dengan aktivitas pereda stres seperti meditasi, berjalan-jalan di alam terbuka, atau mendengarkan musik yang menenangkan
2. Buatlah Keputusan yang Bijaksana Setelah emosi agak mereda, buatlah keputusan penting tentang hubungan Anda
Evaluasi apakah hubungan tersebut layak untuk dilanjutkan atau sudah waktunya untuk melanjutkan Keputusan ini harus didasarkan pada kebutuhan dan keseimbangan diri sendiri
3. Maafkan Pasangan Jika Anda memutuskan untuk melanjutkan hubungan, langkah selanjutnya adalah memaafkan pasangan
Read More : B-Universe Gelar Halalbihalal Idulfitri 2024, Enggartiasto Lukita Beri Pesan Penting
Memaafkan bukan berarti mengabaikan kesalahannya, melainkan memahami bahwa mereka tidak sepenuhnya memahami implikasi dari tindakannya.
4. Trauma pengkhianatan sering kali melibatkan perasaan bersalah atau menyalahkan diri sendiri
Penting untuk diingat bahwa Anda tidak bertanggung jawab atas tindakan pasangan Anda Kamu berhak marah dan sedih, tapi jangan salahkan dirimu sendiri
Membangun Kepercayaan Jika Anda dan pasangan memutuskan untuk melanjutkan hubungan, penting untuk bekerja sama membangun kembali kepercayaan.
Bicaralah secara terbuka tentang perasaan dan kebutuhan satu sama lain Ekspresikan rasa sakit atau kekhawatiran Anda tanpa rasa takut
6. Mencari dukungan sosial Mendapatkan dukungan dari teman, keluarga atau konselor dapat membantu Anda mengekspresikan perasaan dan mendapatkan perspektif objektif. Dukungan sosial sangat penting dalam proses pemulihan
Menghabiskan waktu sendirian Waktu sendirian dapat membantu Anda menemukan kembali kepribadian dan meningkatkan kepercayaan diri Anda. Lakukan aktivitas yang Anda sukai, seperti berolahraga, membaca, atau menggambar
Perawatan diri mencakup aspek fisik dan mental Pastikan Anda cukup tidur, makan makanan seimbang, dan melakukan aktivitas pengurangan stres.
9. Menemukan Keseimbangan Temukan keseimbangan antara kebutuhan dan keinginan pribadi dalam suatu hubungan Prioritaskan kebutuhan Anda sendiri agar tidak terlalu bergantung pada pasangan
10. Terimalah perasaan itu tanpa menekan diri sendiri atau membiarkan semua perasaan itu dirasakan Menerima perasaan Anda akan memudahkan proses pemulihan dan membantu Anda mengatasi trauma dengan lebih efektif