Jakarta, Beritasatu.com – BMW Group menarik kembali tiga mobilnya, yakni BMW, Mini, dan Rolls-Royce. Tak main-main, jumlah mobil yang perlu diperiksa dan diganti mencapai 1,5 juta unit.

Read More : FIFA Sambut Lolosnya Klub Lionel Messi ke Piala Dunia Antarklub 2025

Diketahui, mobil BMW, Mini, dan Rolls-Royce yang terdampak akan diproduksi pada tahun 2022. Perlu diketahui, penarikan tersebut berlaku untuk seluruh model BMW, Mini, dan Rolls-Royce yang dijual di berbagai negara di dunia.

Penarikan kembali ini karena adanya masalah pada sistem pengereman terintegrasi, kata BMWBlog, Rabu (9/12/2024). Beberapa SUV BMW sempat ditarik kembali atau ditarik kembali karena berpotensi menimbulkan kebakaran. – (DOK c/Carscoops)

Sistem Pengereman Terintegrasi (IBS) tidak diproduksi oleh BMW. Sebaliknya, IBS dipasok oleh Continental.

Sayangnya, kabarnya ada masalah pada sistem kerja IBS.  BMWBlog mencatat, masalah pada IBS dapat menyebabkan berkurangnya tenaga pengereman dan berpotensi menonaktifkan fungsi-fungsi penting seperti ABS (anti-lock brake system) dan DSC (drivingstability control).

BMW Group mengatakan bahwa sistem rem kendaraan yang terkena penarikan tersebut masih berfungsi dan belum ada laporan kecelakaan yang disebabkan oleh masalah tersebut. Rolls-Royce Cullinan dengan plat nomor termahal di dunia. – (cangkir mobil /-)

Read More : Zenfone 11 Ultra yang Dilengkapi Fitur AI Siap Meluncur di Indonesia

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa masalah tersebut ditunjukkan dengan peringatan khusus pada panel instrumen, yang memberi tahu pengemudi bahwa mungkin diperlukan lebih banyak tekanan pada pedal dan untuk menghindari pengereman mendadak. Selain itu, akar permasalahannya diyakini terkait dengan gangguan sinyal pada sensor posisi mesin, yang dapat menyebabkan bantuan gaya rem hidrolik tidak berfungsi.

Masalahnya cukup serius sehingga BMW Group mengatakan telah merevisi perkiraan penjualannya untuk tahun ini dari “sedikit peningkatan” menjadi “sedikit penurunan”. Tahun lalu, perusahaan mengirimkan total 2.555.341 mobil BMW, MINI dan Rolls-Royce kepada pelanggan. “Tindakan teknis terkait IBS berdampak pada lebih dari 1,5 juta kendaraan dan mengakibatkan biaya garansi tambahan tiga digit juta pada kuartal ketiga,” kata BMW dalam siaran persnya. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *